10 Jenis Daun Pembungkus Makanan

image
Des12

10 Jenis Daun Pembungkus Makanan

2018-12-15 07:31:22 0 Comments

Seperti yang kita ketahui, makanan yang dibungkus daun lebih sehat dibanding dengan yang dibungkus plastik. Selain itu, cita rasa jadi lebih lezat dan tahan lama. Tahukah kamu, ada 10 jenis daun pembungkus makanan. Mau tahu apa saja?

Dengan alasan kesehatan kini banyak orang kembali memanfaatkan daun sebagai pembungkus makanan. Tapi tahukah kamu, bukan hanya daun pisang saja yang bisa dijadikan pembungkus, masih banyak daun lain yang bisa dimanfaatkan. Nenek atau ibu kamu pasti tahu banget daun-daun apa saja yang dimaksud.

Kita bahas satu-satu yuk 10 jenis daun pembungkus makanan yang biasa dipakai oleh nenek atau ibu zaman dahulu. Check this out!

Daun pisang

Dari dulu sampai sekarang, daun pisang tetap jadi pilihan semua orang untuk membungkus makanan. Selain mudah didapat karena pohonnya gampang dibudidayakan, dalam mengaplikasikannya juga tidak sulit. Daun pisang yang biasa digunakan adalah daun pisang raja, daun pisang kapok dan daun pisang batu.

Dari ketiga jenis tadi, daun pisang batu paling banyak dicari orang. Karena tidak mudah sobek, lentur dan tebal. Aromanya juga lebih kuat dan mampu memberikan warna hijau pada makanan yang dibungkus. Soal harga, daun pisang batu yang lebih mahal dibanding lainnya.

Bila kamu ingin membungkus makanan, seperti pepes, lontong, lemper, nasi bakar, tempe, nagasari, klepon dan lainnya, tapi tidak menemukan daun pisang batu, tak masalah. Pakai saja daun pisang yang ada, tetapi sebelumnya dipanaskan kedua sisi daun di atas api kecil secara cepat sambil digerakkan hingga seluruh permukaan panas. Atau di jemur hingga sedikit layu dan lentur. Jadi saat mengaplikasikannya tidak mudah sobek.

Baca juga : Sayur Peda Jagung Manis Bangkitkan Selera Makan

Daun jambu biji

Tidak seperti daun pisang yang harus dibuat layu dan lentur jika ingin digunakan, daun jambu biji justru sebaliknya. Pakai daun jambu biji yang baru dipetik agar hasil makanan yang dibungkus memiliki warna yang bagus. Pilih daun yang berwarna hijau tua ya. Daun jambu biji digunakan untuk membungkus tape dari ketan putih, khas daerah Kuningan, tape garut dan nasi jamblang.

Daun jati

Dahulu daun ini digunakan untuk membungkus makanan berkat. lalu diikat dengan tali bambu. Sekarang hanya digunakan sebagai pembungkus nasi jamblang khas Cirebon, pembungkus tempe di daerah Yogyakarta, Jawa Tengah juga Jawa timur, dan jenang (dodol). Nasi yang dibungkus dengan daun jati rasanya akan lebih nikmat, wangi serta tahan lama. Daun yang dipilih, biasanya daun jati muda karena lebih lentur dan tidak mudah sobek.

Daun pandan

Sama seperti daun lainnya, daun pandan juga mampu membuat makanan atau masakan yang dibungkus jadi lebih enak. Hanya saja makanan yang dibungkus oleh daun pandan kebanyakan dari jenis kue atau camilan. Contohnya kue lampu-lampu dari Sulawesi, lupis atau ketupat. Daun pandan punya dua ukuran besar dan kecil. Sebagai pembungkus baiknya pilih yang besar ukurannya sekitar 5-8 cm.

Daun Bambu

Daun bambu sering dipakai untuk membungkus bacang, kue gambir (dodol khas Betawi), tempe dan lupis. Sebelum digunakan, cuci daun untuk menghilangkan kotoran atau debu yang menempel. Kemudian gunting pakal daun untuk memudahkan dalam membungkus. Selanjutnya rebus supaya daun layu berikut bulu-bulu halusnya.

Daun kelapa

Populer dengan nama janur, daun kelapa cocok untuk membungkus clorot, ketupat, dumbeg (makanan khas kota Rembang, Jawa Tengah yang terbuat dari tepung nasi yang diberi bumbu kelapa dan bentuknya krucut), legondo (masakan khas kota Gede, Yogyakarta yang terbuat dari ketan dengan isian daging cincang dan lapet ketan. Karena alasan lebih lentur dan mudah dibentuk, orang-orang memilih daun kelapa yang muda.

Daun ganyong

Belum banyak orang yang tau daun ganyong bisa untuk membungkus makanan. Daun ganyong atau dikenal dengan tasbeh di Jawa dan ubi pikul di Sumatera, bentuk daunnya menyirip Panjang seperti daun pisang. Warnanya hijau, namun ujung daunnya berwarna hijau keunguan. Jenis ini dipakai untuk membungkus papais (kanan asal Subang yang terbuat dari tepung ganyong dengan isian gula merah) dan tape.

Daun talas

Selain untuk makan ikan gurami, daun ini digunakan untuk membungkus tape dan nasi bungkus di Sumatera Utara. Bentuknya yang seperti perisai besar, sangat cocok sebagai pembungkus makanan. Pilih daun talas yang tua dengan diameter sekitar 15-20 cm, agar makanan yang dibungkus tidak tumbah.

Daun mangkok

Selain bisa dimakan untuk lalapan orang Sunda, daun mangkokan dipakai sebagai pembungkus bubur sagu, pepes dan pecel sayuran. Gunakan daun mangkok yang masih muda, berwarna hijau segar dan pilih urat daun yang terlihat jelas agar dapat memberikan aroma khas. Daun yang memiliki bentuk seperti mangkok ini bisa menghilangkan bau amis saat memasak pepes ikan loh.

Daun klobot

Sama seperti daun mangkok, jenis daun ini juga bisa dimakan. Biasa untuk membungkus jagung, botok, wajik, dan angling, makanan tradisional dari Kuningan Jawa Barat yang terbuat dari singkong.

Inilah 10 jenis daun pembungkus makanan yang bisa kamu manfaatkan. semoga informasinya bermanfaat. skm

 


Share

Comments

Leave a comment