Masak Nasi Kuning Pakai Beras Ini Ya!

image
Jan01

Masak Nasi Kuning Pakai Beras Ini Ya!

2019-01-09 23:53:35 0 Comments

Semua orang bisa memasak nasi kuning. Tetapi tidak semuanya bisa membuat nasi kuning yang pulen dan tidak cepat kering. Mau coba buat? Masak nasi kuning pakai beras ini ya!

Tekstur nasi kuning yang enak itu pulen. Pulen disini maksudnya, nasi lengket, lembut saat dikunyah dan mudah ditelan. Selain itu, tidak cepat kering dan mengeras. Nah, untuk menghasilkan nasi kuning dengan teksture seperti di atas, beras dimasak harus jenis yang pulen juga.

Beruntung! Sebagai negara agraris, Indonesia punya banyak jenis beras pulen atau short grain. Penasaran beras apa saja yang bisa dijadikan nasi kuning? Here there are…

Baca juga : Nasi Kuning Ayam Goreng Hidangan Hari Bahagia

Rojolele

Meski nama jenis beras ini ada kata ‘lele’, kenyataannya tidak ada hubungannya loh dengan ikan lele. Beras rojolele, punya ciri fisik yang cenderung bulat dengan sedikit wanar putih susu. Teksturnya pulen setelah dimasak. Tidak memiliki aroma khas seperti pandan wangi. Kamu yang kurang suka sensasi wangi pada nasi, bisa beli konsumsi rojolele.

Rojolele, salah satu beras favorit masyarakat Indonesia. Walau harganya terbilang cukup tinggi dibanding varietas lain. Penyebabnya, tidak mudah untuk dipanen karena usianya yang panjang. Tahukah kamu? Sebutan rojolele hanya untuk warga di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sementara di Jawa Barat disebut beras munjul. Harga per 5kg di pasaran yang termurah Rp 54 ribu dan yang termahal 185 ribu.

Beras C4

Ciri beras C4 bulat, kecil. Jika dimasak, hasilnya lebih pulen dibandingkan beras ramos. Sayang, beras ini jarang ditemui di pasaran. Petani Indonesia jarang menanamnya. Harga pasarannya kini sekitar Rp 11 ribu dan Rp 12.500 per kilogram.

Menthik Susu

Merupakan beras Jepang yang dibudidayakan di Magelang, Jawa Tengah. Jenis beras organik ini berbentuk gemuk lonjong dan berwarna putih seperti susu.

Kelebihannya, punya kandungan nutrisi yang cukup dan kaya akan mineral. Meskipun kandungan gulanya tinggi, namun glukosa, karbohidrat, dan protein di dalamnya mudah terurai. Aman dikonsumsi penderita diabetes, kanker, jantung, asam urat, darah tinggi, dan vertigo. Beras menthik susu setelah dimasak hasilnya pulen juga loh. Masak nasi kuning pakai beras ini ya!

Di online, ada yang menjual menthik susu organik maupun non organik bermerk. Untuk organik bermerk dihargai per kilo sekitar Rp 46 ribu. Sedangkan yang non organik bermerk Rp 35 ribu.

Beras Solok

Jenis ini beras unggulan dari Sumatera Barat. Jenisnya ada empat, yaitu pandan wangi, cisokan, anak daro dan caredek. Karakteristiknya mungil dan putih bersih dengan aroma wangi, namun butirannya akan membesar begitu nasinya dimasak. Teksturnya pulen dan tidak mudah lembek atau hancur. Karena keunikannya, beras ini sudah dipasarkan ke Singapura. Harga beras solok mulai dari Rp 11 ribu hingga Rp 53 ribu.

Beras IR 64

Yang satu ini adalah beras khas Jawa Barat. Paling sering ditemui karena harganya yang relative terjangkau. Punya ciri berbulir panjang tapi aromanya nggak seperti pandan wangi. Teksturnya pulen, gurih, dan tidak lengket ketika dimasak. Tapi kalau sudah berumur lebih dari 3 bulan, rasanya berubah jadi sedikit pera dan mudah basi.

Beras yang punya nama lain setra ramos ini cocok dipadukan dengan sayur mayur dan lauk pauk khas Indonesia. Banyak pabrik atau  pedagang yang menambahkan zat kimia pemutih, pelicin, atau pewangi pada beras jenis ini. Jadi berhati-hati kalau kamu ketemu beras yang lonjong tapi aromanya wangi, ya! Harga sentra ramos per 5kg dijual mulai kisaran Rp 55 ribu.

Pandan Wangi

Pandan wangi dari Cianjur punya kualitas terbaik dan paling populer karena pulen dan wangi. Ciri khas beras pandan wangi, terletak pada aromanya yang wangi seperti pandan. Jadi ketika masak, nggak perlu lagi menambahkan daun pandan di dalamnya karena wanginya sudah terasa. Bentuknya cenderung bulat, warnanya putih bening sedikit kekuningan. Setelah dimasak, tekstur nasinya pulen. Harga per kilogram pandan wangi sekitar Rp 20 ribu. skm


Share

Comments

Leave a comment